Karakteristik Fisik Edible Film Pati Jagung (Zea mays L) Termodifikasi Kitosan dan Gliserol

Ihlana Nairfana, Muhammad Ramdhani

Abstract


Edible film is a thin layer that is used as a substitute for synthetic plastic or used as a primary packaging of food product. Corn starch that is suspended with chitosan and glycerol is able to improve the quality of edible film. The purpose of this research is to determine the physical characteristics of edible film from modified corn starch. The concentrations of chitosan used were 15%, 20% and 25%, and glycerol were 30% and 40%. Physical characteristics of edible film observed were thickness, absorption, solubility and film degradation. The thickness of the film ranges between 0.06-0.14 mm. The best treatment for film absorption, solubility and degradability is obtained from the addition of 15% chitosan and 40% glycerol, whilst the lowest was from 25% chitosan and 30% glycerol.

 

plastics, thickness, absorption, solubility

 


Keywords


plastics; thickness; absorption; solubility

Full Text:

PDF

References


Anggarini, D. Hidayat, N. Febrianto, M., Arie. 2016. Pemanfaatan Pati Ganyong Sebagai Bahan Baku Edible film dan Aplikasinya pada Penyimpanan Buah Apel Anna (Malus sylvestris). Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Volume 5 Nomor 1: 1-8

Anggarini, F. 2013. Aplikasi Plasticizer Gliserol pada Pembuatan Plastik Biodegradable dari Biji Nangka. Skripsi. Universitas Negeri Semarang. 102 hal.

Anggraeni, Y. Sulistiawati, F. Astria, N. Dwi. 2016. Pengaruh Plasticizer Gliserol dan Sorbitol terhadap Karakteristik Film Penutup Luka Kitosan-Tripolifosfat yang Mengandung Asiatikosida. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, hlm. 128-134.

Derajat Z. N., Gede S. M., Sri S., dan Endang S., 2015. Karakteristik Dan Sifat Biodegradasi Edible Film Dari Kulit Pisang Nangka Dengan Penambahan Kitosan Dan Plasticizer Gliserol. Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia.

Ekariski, D. Basito. Yudhistira, B. 2017. Studi Karakteristik Fisik Dan Mekanik Edible Film Pati Ubi Jalar Ungu Dengan Penambahan Kitosan. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian. Vol 10. No 2

Handayani, Astuti, P., Wijayanti Hesmita. 2015. Pembuatan Film Plastik Biodegradable Dari Limbah Biji Durian (Durio zibethinus murr). Jurnal Bahan Alam Terbarukan. JBAT 4 (1) 21-26.

Hidayah, I., Betty, Damajanti, N., Puspawiningtyas E. 2015. Pembuatan Biodegradable Film Dari Pati Biji Nangka Dengan Penambahan Kitosan. Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia “Kejuangan’ Pengembangan Teknologi Kimia Untuk Pengolahan Sumber Daya Alam Indonesia. Yogyakarta.

Kasmawati. 2018. Karakteristik Edible Film Pati Jagung (Zea mays L.) Dengan Penambahan Gliserol Dan Ekstrak Temu Putih (Curcuma zedoaria). Skripsi. Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar. 88 hal.

Krisna, D.A. Dimas. 2011. Pengaruh Regelatinasi dan Modifikasi Hidrotermal Terhadap Sifat Fisik Pada Pembuatan Edible Film Dari Pati Kacang Merah (Vigna angularis sp.). Tesis. Jurusan Mejister Teknik Kimia Universitas Diponegoro. Semarang. 154 hal.

Kusumawati, H.D., dan Putri, D.R., Widya. 2013. Karakteristik fisik dan kimia Edible Film pati jagung yang diikorporasi dengan perasan temu hitam. Jurnal pangan dan agroindustry 1, No. 1.

Lazuardi, G., P dan Edi, C. 2013. Pembuatan dan Karakteristik Bioplastik Berbahan Dasar Kitosan dan Pati Singkong dengan Plasticizer Gliserol. UNESCA Journal of Chemistry 2, no. 3: h. 161-166.

Lismawati. 2017. Pengaruh Penambahan Plasticizer Gliserol Terhadap Karakteristik Edible Film Pati Kentang (Solanum tuberosum L.). Skripsi. Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar. 97 hal.

McHugh, T. R dan J. M. Krochta. 1994. Dispersed Phase Particlesize Effects On Water Vapor Permeability Of Wheyprotein-Beeswax Edible Emulsion Films. Journal Food Process Pres, Vol. 18:173-188.

Murni, S. Sri, N. Wahyu, P. 2013. Pembuatan Edible Film dari Tepung Jagung (Zea mays L.) Dan Kitosan. Jurnal Pengembangan Teknologi Kimia Untuk Pengelohan Sumber Daya Alam Indonesia 17, No. 1 hal. 1-9.

Mustapa, R, Restuhadi F. Efendi, R. 2017. Pemanfaatan Kitosan Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Edible Film Dari Pati Ubi Jalar Kuning. JOM FAPERTA Vol. 4 No. 2.

Ningsih, S. H. 2015. Pengaruh Plasticizer Gliserol Terhadap Karakteristik Edible Film Campuran Whey Dan Agar. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin Makassar. 98 hal.

Rosalina, V. 2015. Kitosan Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Edible Film Dengan Penambahan Pati Ubi Kayu (Manihot esculenta Crantz). Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Riau. Pekanbaru. 97 hal.

Setiani W. Sudiarti T. Rahmidar L. 2013. Preparasi Dan Karakterisasi Edible Film Dari Poliblend Pati Sukun- Kitosa. Jurnal Valensi Vol. 3 No. 2, (100-109).

Skurtys, O., C. Acevedo, F. Pedreschi, J. Enrione, F. Osorio dan J. M. Aguilera. 2009. Food Hydrocolloid Edible Films and Coatings. Depertment of Food Science and Technology. University Santiago de Chille, Chile.

Winarti, A, Christina, E. 2012. Teknologi Produksi Dan Aplikasi Pengemas Edible Antimikroba Berbasis Pati, Jurnal Litbang Pert 31, No. 3.

Zulferiyenni, Marniza, Sari, E. N. 2014. Pengaruh Konsentrasi Gliserol dan Tapioka Terhadap Karakteristik Biodegradabel Film Berbasis Ampas Rumput Laut, Jurnal Teknologi dan Industri Hasil Pertanian 19, No.3.




DOI: https://doi.org/10.29303/jstl.v7i1.224

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Sains Teknologi dan Lingkungan (JSTL)

(ISSN Print: 2477-0329, ISSN Online: 2477-0310)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Mataram